Welcome to my Blog thanks for you visit

Halaman

Senin, 16 November 2009

Bantal dan Bulu

Di negerinya,Syech Juha memang terkenal arif,bijaksa,dan suka menolong orang-orang terutama ketika diantara mereka terjadi perselisihan. Namun demikian,seseorang kadang-kadang tidak bisa lepas dari ujian.
Nah,Syech juha suatu kali di fitnah mengambil barang2 berharga milik warga. Waktu itu,katanya sech juha dirumah sendirian. Sementara rumah2 warga kosong melompong. Pada saat itulah barang2 milik warga raib.
"Bukankah hanya Syech yg ada saat itu?"dalih orang2 yg setuju dengn kabar burung yg beredar.
Namun, Syech juha hanya diam saja. Dirinya memang merasa tidak mengambil barang itu.Jangnkn mengambil tahu barang yg hilang saja tidak.memang dia hanya di rumah saat itu,tetapi dia hanya di rumah. Maka di biarkannya kabar yg memojokan itu. kalau sudah capek paling reda sndiri pikir Syech juha. Ternyata dugaan Syech Juha betul. Tidak lama setelah itu,ada kabar bahwa barang yg semula dinyatakn hilang ternyata hanya keliru menyimpan.Jelasnya,barang tersebut ditemukam kembali. Apa yg terjadi dengan orang2 yang menghembuskan kabar kejelekan tentang Syech Juha??
Mereka akhirnya meminta ma'af juga kepada Syech.tetapi Syech meminta syrat,"Berikan kepadaku bantal dari bulu-bulu,"kata Syech. Permintaan Syech di turuti,namun Syech menyuruh mereka membuka sarung bantal berisi bulu-bulu itu. Karena angin yg bertiup ketika itu agak kencang,tentu saja bulu-bulu tersebut berhamburan,bahkan tandas dan habis.
Setelah bulu2 tersebut habis,Syech juha menyuruh orang yg memberi bantal tadi untuk mengembalikan bulu2nya yg tertiup angin.tentu saja orang itu menjawab tidak bisa.
Pada saat itu Syech berkata,"Itulah gambaran fitnah.Kamu tidak akan dapat mengembalikan fitnah yg pernah kamu sebarkan,seperti halnya kamu tdak mampu mengembalikan bulu-bulu tadi menjadi bantal."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar