Welcome to my Blog thanks for you visit

Halaman

Tampilkan postingan dengan label Earth Day. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Earth Day. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Mei 2010

7 SOLUSI MASA DEPAN YANG DAPAT MENGURANGI PEMANASAN GLOBAL

1. Kacamata Luar Angkasa
Roger Angel di Universitas Arizona telah mengusulkan meluncurkan triliunan nuansa ruang menjadi apa yang dikenal adalah L-1 orbit antara matahari dan Bumi. Warna ini - masing-masing sekitar dua meter dengan diameter dan beratnya hanya gram - kolektif akan membentuk awan, panjang silinder yang pada akhirnya akan mengurangi sinar matahari yang menyinari bumi sekitar dua persen.

2. Pembibitan awan
Cara lain untuk lebih mencerminkan sinar matahari tersebut ke angkasa adalah untuk meningkatkan reflektivitas awan laut di dunia.

3. Pengayaan Besi Lautan
debu besi Penyiraman dapat memicu mekar plankton di perairan laut. plankton lainnya akan mampu menyerap karbon dioksida


4. Suntikan Sulfat
proposal ini secara teknis adalah meningkatkan jumlah sulfat di atmosfer bumi, yang akan merefleksikan sinar matahari kembali ke angkasa. Letusan Gunung Pinatubo tahun 1991,

5. Tabung Samudera
menempatkan ribuan tabung plastik raksasa di laut, yang akan menggunakan gerakan gelombang dan katup satu cara untuk mendorong air dalam melalui tabung ke permukaan, membesarkan nutrisi penting untuk merangsang mekar dari kecil tanaman laut.
The mekar plankton yang akan membantu menarik karbon dioksida dari udara.

6. Pengasingan karbon
Pilihan lainnya adalah mengambil karbon dioksida keluar langsung dari udara dan menyimpannya.

7. Biochar
Tangan kiri memegang "biochar," karbon hitam dianggap sebagai pilihan untuk memperkaya tanah pertanian (kanan) dan menangkap karbon dioksida

10 tempat di dunia yg harus dilihat sebelum terlambat akbt perubaan iklim

1.Great Barrier Reef
Great Barrier Reef di lepas pantai timur laut Australia adalah sistem terumbu karang paling besar di dunia dengan hampir 3.000 individu dan 900 terumbu pulau membentang lebih dari 344,000 kilometer persegi. Sekitar dua juta orang mengunjungi Great Barrier Reef setiap tahun. Perubahan iklim merupakan ancaman terbesar bagi terumbu. Dalam beberapa tahun terakhir, suhu air meningkat telah menyebabkan pemutihan karang dan spesies laut tertentu dipaksa untuk meninggalkan. Karena pariwisata massal dan polusi, kualitas air telah menurun dan banyak bagian terumbu karang telah rusak.

2. Pulau Maladewa
Dengan sebagian dari 1.200 pulau di kepulauan Maladewa terletak tepat satu meter di atas Samudra Hindia, 400.000 penduduk semakin khawatir untuk mengakhiri di bawah air. Pemanasan global, pencairan laut es, dan badai yang lebih berat dapat berdampak sangat buruk pada suatu bangsa yang hampir secara eksklusif bergantung pada pariwisata. Beberapa ilmuwan mengatakan Maladewa bisa hilang dalam waktu seratus tahun

3. Gunung Kilimanjaro
Pada ketinggian 5.882 meter, Gunung Kilimanjaro di Tanzania adalah gunung tertinggi di Afrika. Setiap tahun, sekitar 20.000 sampai 30.000 wisatawan mendaki gunung.
Namun, kerucut putih ikonik gunung bisa menghilang pada pertengahan abad. Dalam 100 tahun terakhir, gletser di puncak gunung telah lebur terus, kehilangan 84 persen dari es mereka. Hilangnya tutup es akan mengubah kondisi untuk pemanjat dan pejalan kaki dan sangat mungkin mempengaruhi industri pariwisata di daerah ini.

4. Kura-Kura Raksasa di Kepulauan Galapagos
Aktivitas vulkanik dan isolasi ekstrim mengarah ke pengembangan satwa liar luar biasa beragam. Banyak spesies yang tidak ditemukan di tempat lain di dunia. Hari ini, 19 pulau-pulau barat Ekuador kontinental adalah sebuah karya unik menarik para ilmuwan dan turis.Pada tahun 2007, UNESCO memasukkan Kepulauan Galapagos pada daftar Warisan Dunia dalam Bahaya.

5. Kota Venice, Italy
Venesia digunakan untuk banjir sering; tanah lantai bangunan banyak yang sudah ditempati. Pada abad lalu, permukaan air laut telah meningkat sebesar 23 cm sementara kota telah tenggelam sekitar 7 cm. Sebuah sistem pertahanan besar untuk melindungi kota itu dari air yang naik. Namun, jika air naik lebih tinggi dan lebih cepat di masa mendatang akibat pemanasan global, patut dipertanyakan apakah bisa melindungi kota dari kemungkinan banjir.

6. Jakarta, Indonesia
Satu kota metropolis utama terancam oleh dampak perubahan iklim adalah ibukota Indonesia Jakarta, rumah bagi 15 juta orang. Curah hujan tinggi, pipa pembuangan tersumbat dan air, dan fakta bahwa beberapa daerah di bawah permukaan laut menyebabkan banjir besar setiap tahun.Tapi kota ini juga rentan terhadap jenis lain bencana terkait perubahan iklim seperti tanah longsor, kekeringan, dan badai tropis, peristiwa cuaca ekstrim yang akan meningkatkan frekuensi dan tingkat keparahan sebagai menghangatkan dunia. Menghadapi ancaman ini merupakan tantangan besar bagi Jakarta, terutama sebagai penduduk kota terus tumbuh pesat.

7. Chan Chan Zona Arkeologi di Peru
Pada tahun 1986, UNESCO memasukkan Chan Chan Zona Arkeologi di Peru - sisa-sisa ibukota Kerajaan Chimu kuno, salah satu kota yang paling penting tanah pra-Hispanik arsitektur di Amerika - dalam daftar Warisan Dunia dalam Bahaya. Perubahan iklim adalah alasan utama: "Perubahan curah hujan dan siklus kekeringan, dalam kelembaban, air-meja dan kimia tingkat berikutnya tanah akan, pasti, dampak konservasi tetap arkeologi," menurut UNESCO.

8. Kota Lama Yerusalem dan Dindingnya
Yerusalem selalu penting simbolis besar untuk tiga agama Yahudi, Kristen, dan Islam, dan karena itu menarik banyak pengunjung setiap tahunnya. Di antara 220 monumen bersejarah adalah Kubah Batu, Tembok Ratapan, dan Gereja Makam Suci. Ancaman terbesar bagi Yerusalem adalah penghancuran artefak keagamaan karena kekerasan politik. Kota Suci Yerusalem telah UNESCO dalam daftar Warisan Dunia dalam Bahaya sejak 1982.

9. Florida's Everglades
Lebih dari 50 persen dari Everglades asli telah diubah menjadi daerah pertanian atau perkotaan yang menempatkan keseimbangan air dan ekosistem di bawah tekanan besar. Populasi burung telah mengarungi berkurang 90 persen dari jumlah aslinya. Mengalihkan air ke daerah-daerah berkembang di Florida Selatan perkotaan dan naiknya permukaan air laut disebabkan oleh pemanasan global adalah ancaman lebih lanjut untuk Everglades.

10. Tibet dan Himalaya
Himalaya adalah rumah bagi puncak tertinggi di dunia (Mt. Everest dan K2). Mereka adalah pegunungan yang paling megah di Bumi, menyebar di enam negara. 1,3 miliar orang mengandalkan pasokan air tawar dari tiga sistem sungai utama yang sumber adalah Himalaya. Pemanasan global secara bertahap mencair gletser Himalaya Timur. Mengubah arus air segar akan memiliki dampak yang parah pada daerah, keanekaragaman hayati, dan orang-orang. Terutama Dataran tinggi Tibet, yang memiliki ketinggian rata-rata 4.000 meter dan karena itu lebih sensitif terhadap perubahan suhu, harus menghadapi banjir jangka pendek dan kekeringan dalam jangka-panjang jika pemanasan terus.

FENOMENA MATAHARI

Sekumpulan awan besar yang terdiri dari plasma padat yang relatif dingin terlihat
tertahan di dalam panasnya matahari, corona tipis. Pada saat tertentu awan in dapat
meledak, terlepas dari atmosfir matahari. emisi dari garis spectral menunjukan
chromosphere bagian atas yang memiliki temperatur 60.000 derajat K (lebih dari 100rb
derajat F). Setiap bagian dari gambar ini menunjukan struktur medan magnet. bagian
terpanas nampak hampir berwarna putih, sementara bagian berwarna merah gelap menunjukan
bagian yang memiliki temperatur lebih dingin.(Courtesy of SOHO/EIT consortium)



Close up detail dari structur magnetic di atas permukaan matahari, dilihat dari H-alpha wavelength pada 22 agustus 2003. (solar teleskop 1-m swedia (SST) yang dioperasikan oleh Royal Swedish Academy of Sciences, Oddbjorn Engvold, Jun Elin Wiik, Luc Rouppe vander Voort)

NASA STEREO satellite menangkap gambar pertama tabrakan antara "Badai" matahari, yang
disebut coronal mass ejection (CME), dan comet pada 4 april 2007. tabarakan ini
menyebabkan terlepasnya ekor plasma comet. Comet adalah sisa dari formasi tata surya
milyaran tahun lalu. comet biasanya berada di bagian dingin,yang jauh dari tata surya, tapi kadangkala tarikan grafitasi dari planet, comet lain atau bahkan bintang di dekat comet tersebut membawa comet ke dalam tata surya. sesampainya di tata surya, panas matahari dan radiasi menguapkan gas dan debu dari comet yang membentuk ekor comet. comet biasanya memiliki 2 ekor, yang satu terbentuk dari debu dan yang satu terbentuk dari gas yang terkonduksi secara electric yang disebut plasma. (NASA/STEREO)



solar flare 9pijar matahari) menghasilkan gelombang seismik pada matahari yang hampir
mirip dengan gelombang yang dihasilkan oleh gempa bumi di bumi kita,pada 27 mei 1998
para penelitimengamati gempa yang diakibatkan oleh solar flare ini yang memiliki
sekitar 40.000kali energi yang dihasilkan oleh gempa bumi yang menghancurkan san
fransisco tahun 1906,atau menurut kalkulasi para ahli sama dengan gempa bumi berkekuatan 11.3 SR. dalam jangka waktu 1 jam solar flare dapat mencapai jarak
10 kali diameter bumi sebelum lenyap di photosphere matahari. tidak seperti riak air
yang bergerak keluar pada kecepatan konstan, gelombang matahari bergerak dengan
kecepatan 22.000 mil per jam sampai dengan kecepatan maksimumnya 250.000 mil per jam
sebelum menghilang.(Courtesy of SOHO/EIT consortium. SOHO is a project of internationalcooperation between ESA and NASA)


Animasi dari matahari, terlihat dari Extreme ultraviolet Imaging Telescope (EIT) milik NASA pada jangka waktu 6 hari, dimulai dari 27 juni 2005(Courtesy of SOHO/EIT consortium)


Hinode(sebelumnya dikenal dengan nama Solar-B) berhasil menangkap solar flare raksasa
pada 13 desember 2006. Ini merupakan solar flare/pijar matahari terbesar yang terjadi
pada periode aktivitas matahari minimum. (JAXA/NASA/PPARC)


Gambar ini menunjukan Corona untuk aktivitas matahari sedang, denngan beberapa region
(merah) panas di kedua hemisphere, dikelilingi oleh (biru/hijau) palasma yang lebih dingin dari corona. Perhatikan juga filamen putaran trans-equatorial di bagian utara dari polar-crown,dan lubang corona(coronal hole) pada bagian sudut tenggara (kanan bawah) dari gambar dan bagian yang lebih kecil di atas kutub utara. Gambar ini menunjukan corona matahari dalam false-color, komposit 3-bagian: biru,hijau dan chanel merah menunjukan wavelength/panjang gelombang 171A,195A, dan 284A, secara berturut-turut (paling sensitif pada emisi 1, 1.5, dan 2 juta derajat gas)(TRACE Project, Stanford-Lockheed Institute for Space Research, NASA)


Gambar dari sunspot/noda matahari dengan bentuk tidak beraturan dan granules pada permukaan matahari, terlihat pada 22 agustus 2003 (Swedish 1-m Solar Telescope (SST) diopersikan oleh the Royal Swedish Academy of Sciences, Oddbjorn Engvold, Jun Elin Wiik, Luc Rouppe van der Voort, Oslo)

pada 8 November 2006, merkurius terlihat, memulai perputarannya di depan matahari.(NASA/TRACE)


Gambar TRACE 171Å-wavelength pada 11 November 2006 ini menunjukan region aktif dengan
ukuran berubah-ubah pada bagian sayap timur matahari (diputar searah jarum jam 90 derajat sehingga utara adalah bagian kanan) tepat pada saat berotasi menghadap hemisphere bumi. perhatikan struktur berwarna hitam dari filamen pada ujung utama region, beberapa material hitam yang mengambang pada bagian kanan region, dan bagian ephemeral di bagian kanan bawah. (NASA/TRACE)



matahari, diamati pada 22 mei 2008.Dengan matahari yang terus beraktivitas pada
keadaan minimum ,hanya sebagian kecil dari aktivitas saja yang terlihat pada
piringan matahari. penampilan seperti cell terbentuk oleh kumpulan cluster2x kecil
magnetic flux yang terkumpul pada region bagian bawah jaringan superglanural dari
pergerakan transmisi.(NASA/TRACE)


gambar pusaran tipis terlihat melengkung di atas region aktif dari matahari pada 1
januari 2001.(Courtesy Dick Shine, NASA/TRACE)


Gambar LASCO C2 ini yang diambil pada 8 januari 2002, menunjukan coronal mass
ejection (CME) yang tersebar luas pada saat meletus lebih dari 1 milyar ton material
terlepas ke ruang angkasa dengan kecepatan jutaan kilometer per jam. Gambar C2
diputar 90 derajat sehingga ledakan nampak seperti menuju ke bawah.(Courtesy of SOHO
/LASCO consortium)


Close up detail dari struktur magnetik pada permukaan matahari, terlihat dari
H-alpha wavelength pada 22 agustus 2003.(Swedish 1-m Solar Telescope (SST) dioperasikan oleh the Royal Swedish Academy of Sciences, Oddbjorn Engvold, Jun Elin Wiik, Luc Rouppe van der Voort, Oslo)


Pesawat Ruang Angkasa Nasa STEREO mengamati letupan matahari yeng menakjubkan ini
pada 29 september 2005 pada 304 wavelength of extreme UV light. letupan ini muncul
dan menghilang selama beberapa jam, nampak seperti bendera terbentang, pada saat
terpecah ke ruang angkasa. Material yang diamati ini sebenarnya helium yang terionisasi pada suhu sekitar 60.000 derajat. Letupan merupakan kumpulan gas yang relatif lebih dingin yang tertahan di atas permukaan matahari dan dikontrol oleh medan magnetik.(NASA/STEREO)


Transit dari Bulan melintasi permukaan matahari pada 25 februari 2007 - namun tidak
terlihat dari bumi. Pemandangan ini hanya terlihat dari STEREO-B spacecraft di orbit
nya di matahari, bergerak di bag belakang bumi. Misi STEREO NASA terdiri dari 2 pesawat ruang angkasa yang diluncurkan pada oktober 2006 untuk mempelajari badai matahari (solar storm). STEREO-B sekarang berada sekitar 1 juta mil dari bumi, 4,4 kali lebih jauh dari bulan daripada kita di bumi. Sebagai hasilnya bulan nampak 4,4 kali lebih kecil dari yang biasa kita lihat.(NASA/STEREO)


Pada 30 September 2001 TRACE mengamati flare M1.0 di region aktif sangat dekat dengan bag. sayap matahari. Fragmen dari prominence bergerak di atas region, dengan material filamengelap (yg relatif lebih dingin) bergerak mengikuti di bagian garis permukaan, yang kemudian berpisah untuk membentuk outline terang berbentuk naga ini. (NASA/TRACE)




Rabu, 21 April 2010

EARTH DAY

Taukah anda hari ini hari apa dan tanggal berapa...ingatkah dan pedulikah anda dengan hari ini serta seberapa besar pengaruhnya bagi anda???

Hari ini adalah hari kamis,tgl 22 April..dan bertepatan sekali dengan hari BUMI...
kita sebagai bunga bangsa dan generasi penerus sepatutnya bahkan seharusnya mensyukuri karna sampai detik ini BUMI masih bersahabat dengan kita walaupun tidak sebaik beberapa tahun sebelumnya. sekarang dapat kita rasakan bagaimana perubahan BUMI yang drastis berubah. udara semakin tidak bersahabat,polusi dimana-mana,suhu yang semakin meningkat dan panas,dan lapisan ozon yang semakin bocor akibat global warming. untuk itu terutama bagi saya pribadi saya sangat prihatin sekali dengan kejadian itu,walaupun saya belum bisa berbuat lebih untuk membuat suatu inovasi untuk membantu bumi menjadi lebih sejuk seperti beberapa ratus tahun yang silam.

tetapi bagi saya bisa memperingati hari BUMI dan mengingatnya adalah suatu kebanggaan dan proses inovasi bagi saya.
untuk itu saya mengajak temen-temen semua untuk mensukseskan hari BUMI dan mulai melindungi BUMI dan menjaganya sebaik mungkin,mulai dari melestarikan hutan dan alam indonesia. gemarilah menanam pohon dilingkungan sekitar anda.karena 1 pohon ssangat berarti bagi BUMI kita.sayangilah dia da jadikanlah sahabat bagi kita semua.

saya cuma bisa menulis ini sebagai ungkapan perduli saya terhadap BUMI dan alam Indonesia yang begitu indah ini.
"SAYANGILAH BUMI KITA"

GO GREEN N' STOP GLOBAL WARMING..